Minggu, 04 Juni 2017

Materi Suggestion and Advice

 In daily communication, we often suggest or advice someone for doing something. Suggestion or advice expression is the statement for giving suggest or advice  someone to make better next time. For example, parents suggest or advice to their child, a friend advises to other friend or to us. It happens while someone has got bad condition or certain occasion.
       We should know what expressions are ussually used for asking and giving advice or suggestion. Here are some ways  to ask and give advice or suggestion someone for doing something and also the ways to accept or reject suggestion.
Asking and giving suggestion
Asking Suggestion or Advice
Giving Suggestion or Advice
Do you have any suggestion for me?
Will you give me some suggestion, please?
Shall I come back later?
Any idea?
Where do you think I can get something nice?
Can you tell me what happened?
Please tell me what should I do?
What would you advise us to do?
Do you have any suggestions?
What do you think I should do?
What do you suggest?
Would you like to…..?
Shall we go….   ?
You’d better….
You could (might)….
I suggest that you….
I recommend that you
You really should….
I strongly advise you to….
I think you should….
Maybe you should …
Why do not you …
I’d like to suggest that …….
I advise ……….
You should……..
It’s better for you …………..
You must ………
Perhaps you should lie down
It’s best to ….
You need/ought to
Make sure you ….

Accepting and rejecting suggestion
Accepting Suggestion or Advice
Rejecting Suggestion or Advice
That’s a good/nice/wonderful idea.
Yeah, sure.
Thank you. I’ll try that.
Why didn’t I think of that?
I think you’re right.
That’s sounds good.
Sure. I’ll do that.

I don’t think so.
I tried that, but it didn’t work.
Thanks, but that won’t help because….
I don’t want to do that because….
That’s a good idea, but….
I’m afraid I can’t do that.
I think it can’t solve my problem.




Sabtu, 03 Juni 2017

Materi Procedural Text



A. Pengertian Procedure Text


Sebelum menjelaskan tentang generic structure, ciri-ciri procedure text dan contohnya, saya akan memulai penjelasan ini mendefinisikan pengertian procedure text baik dalam bahasa Inggris maupun dalam bahasa Indonesia. “Procedure text is a text that is designed to describe how something is achieved through a sequence of actions or steps”. Jadi yang dimaksud dengan procedure text adalah sebuah genre of text yang berfungsi untuk menggambarkan bagaimana sesuatu dilakukan atau dicapai melalui urutan tindakan atau langkah yang benar.

B. Tujuan Procedure Text

Tujuan komunikatif dari procedure text adalah bagaimana seorang penulis mampu memahamkan pembaca tentang cara melakukan, menyelesaikan atau mencapai sesuatu dengan cara yang runtut dan benar atau prosedural. Sebenarnya dilihat dari istilahnya, kita tentu sudah bisa memahami apa yang dimaksud dengan procedure text. Jadi mungkin ini adalah salah satu genre of text yang tanpa dijelaskan sebelumnya tapi kita sudah dapat meraba apa maksud tujuan teks ini.

C. Generic Structure Procedure Text

1. The Goal of Activity


Pada bagian ini, penulis mencoba menjelaskan tentang apa yang akan dibuat atau dicapai melalui serangkaian langkah yang akan dijelaskan pada paragraf berikutnya sehingga pembaca tidak salah paham tentang apa yang sedang dibicarakan.
Setelah pembaca mengetahui sesuatu apa yang akan dibuat atau dicapai, kemudian penulis memaparkan materi atau bahan-bahan yang harus dipersiapkan atau dibutuhkan agar sesuatu tersebut dapat dicapai dengan baik. Jadi pastikan semua bahan atau materi sudah lengkap sebelum mulai membuatnya.
Jika bahan-bahan atau materi yang dibutuhkan sudah lengkap, barulah penulis memberitahukan langkah-langkah yang harus dilakukan secara runtut atau urut. Jadi pada bagian ini penulis harus menjelaskannya secara urut dan tidak boleh loncat-loncat.
Kesimpulan yang berisi tentang hasil akhir dari apa yang telah dikerjakan sesuai dengan langkah-langkah yang telah ditentukan.
Contoh: then, after that, before, after, while, dan lain sebagainya.

2. Any Material Needed for Procedure


3. Steps to Achieve the goal


4. Conclusion


D. Ciri-ciri Redaksi Procedure Text

1. Fokus pada agen manusia umum.

2. Penggunaan present tense.

3. sering Imperatif/bentuk perintah, seperti: buatlah (make), gunakanlah (use) dsb.

4. Penggunaan conjuctions temporal (atau penomeran untuk menunjukkan urutan).


E. Contoh Procedure Text

Contoh 1: How to Make a Milkshake

A milkshake is a sweet, cold beverage which is usually made from milk, ice cream, or iced milk, and flavorings or sweeteners such as butterscotch, caramel sauce, chocolate sauce, or fruit syrup. If you want to make a delicious milkshake by your selves, then this is the way how to make it.

The ingredients that you need to make a milkshake are:

· 4 cups vanilla ice cream

· 2 cups milk

· 4 teaspoons chocolate sauce (optional)

· 1 cup fresh or frozen strawberries

Now, follow these steps to make a milkshake.

1. Place milkshake glasses into the freezer. Using cold glasses will help the shake stay cool to give you time to enjoy. Leave for up to an hour if possible.

2. Soften ice cream. It is easier to make a shake when the ice cream is slightly soft. Take the ice cream out of the freezer a few minutes before making your shake.

3. Place the ingredients into a blender. Mix the ice cream, milk and added flavors into the blender. Blend on high for one minute. Don’t leave in the blender for longer or the shake will melt quickly.

4. Pour shakes into frosty glasses. Take the glasses out of the freezer as soon as the blending is complete. Then pour the shake mixture in.

5. Drop a straw into the shake, then enjoy. You can sip a shake right from the glass but somehow the straw adds to the flavor and the experience.

If you do not have a blender, you may substitute with a mixer, but be careful as it could be messy. And if you do not have anything else to mix, just use a spoon, but let the ice cream thaw first to make the milkshake easier to mix. Enjoy your milkshake.

Penjelasan:

1. Paragraf pertama: the Goal. Penulis berusaha menjelaskan apa itu milkshake dan mengapa ia menulis tulisan ini, yaitu ingin memberitahu pembaca bagaimana cara membuat milkshake.

2. Paragraf kedua: the Materials Needed. Berisi bahan-bahan yang harus dipersiapkan dan dibutuhkan untuk membuat milkshake.

3. Paragraf ketiga: Steps, yang berisi langkah-langkah yang dishare oleh penulis untuk membuat milkshake dari langkah pertama hingga menjadi milkshake.

4. Paragraf keempat: Conclusion. Jadi kesimpulannya, karena namanya shake (dikocok) maka pembuatan milkshake harus menggunakan alat bantu seperti blender, jika tidak punya, penulis menganjurkan menggunakan mixer, bahkan jika tidak punya sama sekali, maka bisa menggunakan spon.





Sabtu, 28 Januari 2017

write for fun!

Peningkatan Kualitas Perpustakaan Sebagai Upaya Menumbuhkan Minat Membaca
Kondisi perpustakaan sekolah di Indonesia dapat dikatakan menyedihkan. Penelitian tahun 2006 lalu menyatakan, tidak semua sekolah memiliki perpustakaan serta tidak semua perpustakaan mempunyai tenaga pustakawan. Perpustakaan di sekolah negeri dan swasta pun memiliki koleksi buku terbatas. Dari total jumlah Sekolah Dasar (SD) di Indonesia yang mencapai 148 ribu lebih, SD yang memiliki perpustakaan baru 50 ribu (30%); SMP, 13 ribu perpustakaan (36%) dan SMA, 9 ribu perpustakaan (54%).  
Perpustakaan sekolah yang seharusnya menjadi pusat informasi dan berkembangnya ide bagi warga sekolah, justru belum dapat berperan. Sekolah dengan perpustakaan saja belum dapat memberikan hasil optimal bagi warganya, lalu bagaimana kabar sekolah yang tidak memiliki perpustakaan?
Perpustakaan sekolah merupakan pilar penting dalam tolok ukur keberhasilannya sebagai penyedia informasi dan sarana pengembangan ide bagi warga sekolah utamanya siswa. Keadaan perpustakaan sekolah merupakan hal pertama yang menarik pengunjung untuk membaca buku. Bisa dibayangkan, bagaimana pemikiran pengunjung ketika memasuki ruang perpustakaan yang kumuh, sehingga hampir mirip seperti gudang. Tentu saja, minat baca pengunjung seketika langsung pudar begitu melihat tata ruang perpustakaan yang buruk.
Pembangunan untuk pendidikan
Pembangunan merupakan jembatan untuk menuju keberhasilan dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat. Kesejahteraan rakyat tidak pernah lepas dari proses pendidikan yang berlangsung di dalam suatu negara. Perpustakaan, yang merupakan “jantung sekolah” sangat berperan penting dalam proses pendidikan dalam hal membangun karakter siswa serta perkembangan berpikir dan imajinasi. Pemerintah sudah terlalu banyak mengeluarkan dana hanya untuk mewujudkan pendidikan yang lebih memadai. Tak hanya dalam bentuk materi, telah banyak kiat-kiat pemerintah yang dikerahkan untuk pendidikan. Sebagai contoh, pergantian kurikulum dalam kurun waktu tertentu, yang diharapkan dapat merubah kualitas pendidikan, justru tidak dapat berfungsi dengan baik. Kurikulum 2013 yang dirancang sedemikian rupa, toh pada akhirnya berhenti diterapkan dan diganti kembali ke KTSP 2006.
Ke mana dibawa bantuan dana miliaran rupiah dari pemerintah oleh para pihak pendidikan? Bantuan Operasional Sekolah yang diberikan, sepertinya tak dirasakan oleh mayoritas sekolah di Indonesia, hingga koleksi buku-buku di sejumlah perpustakaan masih kurang. Hal ini merupakan cerminan bahwa salah satu faktor penyebab kurangnya kualitas pendidikan terletak pada tanggung jawab pihak pendidikan.
Peningkatan kualitas perpustakaan
Sebenarnya, tak perlu sesuatu yang besar untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas. Semua dapat dilakukan mulai dari hal yang kecil. Tata ruang perpustakaan yang baik akan memberikan aura positif bagi para pengunjung. Pelayanan pustakawan yang ramah menjadikan pengunjung merasa terbantu dan lebih dihargai kedatangannya. Suasana demikianlah yang membuat pengunjung merasa nyaman dan betah berada di perpustakaan. Dari rasa nyaman tersebut, diharapkan dapat meningkatkan minat membaca pengunjung secara tidak langsung.
Tanggung jawab tangan-tangan pihak pendidikan juga sangat dibutuhkan dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu. Jangan sampai, bantuan yang seharusnya tersalurkan dan dinikmati oleh sekolah-sekolah, malah menyasar pada pihak yang bukan menjadi haknya. Kerja sama yang terjalin erat di antara semua pihak, baik pihak pemerintah maupun pihak pendidikan, akan menciptakan keberhasilan proses pendidikan.
Dengan adanya perpustakaan yang berkualitas, diharapkan pula minat membaca dari warga sekolah utamanya siswa, semakin mengalami progres. Sehingga, peran perpustakaan sebagai pusat penyedia informasi dapat terealisasikan dengan berkembangnya ide, gagasan, serta wawasan baru melalui membaca. (wjy)


Selasa, 24 Januari 2017

write for fun!


KUNJUNGAN SINGKAT PENUH MAKNA

Wajah berseri-seri  nampak terpancar dari seluruh warga SMA dan SMK Negeri Bali Mandara. Sibuknya para pengisi acara serta gladi yang terus menerus dimantapkan menunjukkan ketidaksabaran warga sekolah dalam menyambut datangnya Wakil Presiden Indonesia (07/05).
Barisan siswa SMA dan SMK Negeri Bali Mandara nampak rapi dan terlihat gagah dengan seragam kebesaran. Di bawah terik matahari, siswa SMA dan SMK Negeri Bali Mandara masih menjaga semangatnya dalam menyambut kunjungan wakil presiden. Tidak hanya siswa yang berperan, namun terlihat pula guru dan staf lalu lalang mempersiapkan acara kunjungan kali ini. Semua dipersiapkan dengan baik, mulai dari gladi yang terus memperoleh perbaikan sampai melibatkan Paspampres dalam pemeriksaan para peserta kunjungan.
Kegaduhan tiba-tiba menjelma keheningan ketika marching band sekolah mulai melantunkan iringan musik sebagai pembukaan menyambut kedatangan tamu yang ditunggu-tunggu. Suara belira yang  beradu dengan terompet seolah menandakan puncak dari setiap gladi yang telah dilaksanakan. Semua berdiri ketika Wakil Presiden Indonesia beserta rombongannya memasuki aula. Cakupan tangan serta senyum yang mengulum di bibir menggambarkan raut kebanggaan yang tak terhingga. Wakil Presiden Indonesia yang biasa dilihat di layar televisi atau berupa foto, kini wajahnya ada di depan mata.
Kunjungan kali ini terasa istimewa, yang mana dihadiri oleh tamu-tamu besar. Kunjungan tak hanya dihadiri oleh Gubernur Bali, namun juga oleh Gubernur Sulawesi Barat, Kapolda, Bupati Buleleng serta tentunya Wakil Presiden Indonesia, H. Jusuf Kalla. Kunjungan dibuka dengan sambutan beberapa patah kata dari kepala SMA Negeri Bali Mandara. Setelah diselingi penampilan choir, acara dilanjutkan dengan sambutan gubernur Bali, bapak Made Mangku Pastika.
Dalam pidatonya, beliau mengaku ‘dimarahi’ sebagian besar rakyat Bali karena lebih memihak orang-orang miskin untuk mendapat sekolah di Bali Mandara sehingga timbul diskriminasi. Bapak Made Mangku Pastika juga menyelipkan pesan di sela-sela sambutannya. “Kalian harus sadar bahwa kalian beruntung di sini, kemudian belajar tak hanya untuk cerdas namun juga berkarakter, kalian harus membayar hutang dengan prestasi serta mampu memperbaiki peradaban menjadi yang lebih baik.”
Sambutan dilanjutkan oleh Wakil Presiden Indonesia, H. Jusuf Kalla. Beliau menggarisbawahi kata pemimpin bahwa pemimpin bukan hanya sebatas jabatan, namun pemimpin itu ada dalam segala bidang. Dalam dunia ekonomi, seorang wirausaha juga menjadi pemimpin yang memiliki kreativitas dan inovasi. “Orang yang berhasil harus lebih baik dari generasi sebelumnya, itulah kemajuan,” ungkap H. Jusuf Kalla dalam pidatonya. Setelah kunjungan berakhir, acara dilanjutkan dengan penanaman pohon di sekitar areal sekolah. (wjy)